Rabu, 26 Maret 2014

Akhir Hidup Nabi Zakaria dan Yahya

http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/kisah-akhir-hidup-nabi-zakaria-dan-nabi-yahya.htm

Allah swt memerintahkan Rasulullah saw untuk menceritakan tentang Zakaria kepada manusia termasuk kisah ketika dirinya dikaruniai seorang anak laki-laki pada usianya yang sudah lenjut sementara istrinya adalah seorang wanita tua yang mandul dengan maksud agar manusia tidak pernah berputus asa terhadap karunia dan rahmat Allah swt, sebagaimana firman-Nya :

ذِكْرُ رَحْمَةِ رَبِّكَ عَبْدَهُ زَكَرِيَّا ﴿٢﴾
إِذْ نَادَى رَبَّهُ نِدَاء خَفِيًّا ﴿٣﴾

Artinya : “(yang dibacakan Ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria, Yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.” (QS. Maryam : 2 – 3)

Hakekat dan Kecepatan Buraq


http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/burog.htm

Didalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim disebutkan,”…kemudian aku diberikan seekor binatang yang bukan begal (peranakan kuda dengan keledai, pen) namun melebihi keledai putih.” Al Jaruud mengatakan kepadanya,”Itu adalah buraq wahai Abu Hamzah.” Anas mengatakan,”Betul. Dia (binatang) itu meletakkan langkahnya sejauh pandangan mata…”

Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa “bukan begal dan melebihi keledai putih” demikianlah disebutkan dikarenakan ia adalah binatang tunggangan atau dengan melihat lafazh “buraq”. Hikmah pensifatan itu adalah sebagai isyarat bahwa orang yang menungganginya adalah dalam keadaan nyaman bukan dalam keadaan perang atau ketakutan. Atau pula untuk menampakkan mu’jizat yang terjadi karena kecepatannya yang sangat cepat dengan menunggangi seekor binatang yang tidak pernah disifatkan dengan sifat seperti itu jika menurut keadaan normal. (Fathul Bari …

asal usul pembangunan ka'bah

Ka’bah adalah kiblat seluruh kaum muslimin dunia yang menjadi simbol kesatuan mereka dibawah ikatan tauhid dan keimanan kepada Allah swt. Ka’bah adalah bangunan pertama di bumi, sebagaimana firman Allah swt :

 
إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِّلْعَالَمِينَ

Artinya : “Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” (QS. Al Imron : 96)

Pembangunan ka’bah hingga seperti yang sekarang ini telah melalui beberapa tahapan :

Selasa, 04 Maret 2014

Asal Usul 1 Hari = 24 jam

Bagaimana dengan penentuan satu minggu itu terdiri dari 7 hari, satu hari itu 24 jam kemudian satu jam itu 60 menit ??? Bila kita tengok ke belakang penentuan ini memiliki sejarah panjang. Konon bisa ditelusuri balik sampai ke zaman Mesir kuno dan Mesopotamia, owww zaman baheula banget ….
Sejarah Pembagian Hari dalam 24 Jam
Konon bangsa Mesir kuno, sudah dari dulu membagi malam misalnya berdasarkan kerja 12 bintang, bagi mereka bila bintang tertentu memperlihatkan diri, maka tahulah mereka bahwa satu jam telah berlalu. Maka kemudian, walaupun di siang hari bintang-bintang tidak terlihat, namun orang-orang Mesir kuno ini memutuskan untuk membagi siang hari juga menjadi 12 bagian. Kemudian bagaimana dari satu jam menjadi 60 menit, konon dipengaruhi oleh kebesaran peradaban tinggi bangsa Babilonia, yang memperhitungkan angka selalu dalam 60.

Kumpulan DIskusi Uang Kertas

Apakah Uang Kertas Haram?
Asslamualaikum

Pak ustad, apakah uang kertas yang kita gunakan sehari-hari itu haram ? Seberapa pentingkah kita menggunakan kembali uang dinar dan dirham ?

Terima kasih

Wassalamualaikum

Jawaban
Asslamualaikum warahmatullahi wabarakatuhSebenarnya yang lebih tepat kita katakan bahwa uang kertas itu tidak haram. Karena memang tidak ada dalil atau alasan syar'i untuk mengharamkan uang kertas.

Ta’aruf Tapi mesra

# TTM [Ta’aruf Tapi mesra]

Inilah yang sering dilakukan oleh aktifis dakwah yang hatinya tidak bertameng keimanan. Jikalau ia bertameng, perisai tersebut memiliki gagang pegangan yang rapuh. Awal niatan berharap wajah Allah, rahmat dan naungan-Nya, akan tetapi terpaan badai godaan asmara terlarang bak gelombang yang datang bertubi-tubi, mengikis pingiran pantai keimanan perlahan-lahan. Padahal pinggiran pantai sudah terlindungi ilmu selebat hutan mangrove.

Bagaimana terpaan badai godaan asmara yang dasyhat itu?
Saling berhubungan langsung dengan HP,e-mail, inbox FB dan jejaring sosial. Awalnya sangat saling menjaga diri, menggunakan kata-kata yang sopan, serius dan to the point. Akan tetapi siapa yang tahu setan menyelinap berkelit-kelit dalam sinyal HP, menerobos paksa password e-mail dan bersembunyi di inbox FB. Bersamaan dengan berlalunya waktu yang tidak sebentar, maka kata-kata dan kalimat yang bertukaran antarkeduanya bermetamorphosis, metamorphosisnya sepasang kupu-kupu siap berkawin. Muncullah kalimat yang belum layak mencapai waktu prosanya,

Senin, 17 Februari 2014

Ketika Gunung-Gunung Dihancurkan Dan Menjadi Debu Beterbangan

# Ketika Gunung-Gunung Dihancurkan Dan Menjadi Debu Beterbangan

Beberapa minggu ini negara kita sedang dilanda berbagai bencana. Ada dua bencana terkait gunung yaitu gunung Sinabung dan gunung Kelud. Kedua gunung ini sudah membuat beberapa masyarakat disekitarnya baik jauh dan dekat merasakan dampaknya. Misalnya saja gunung Kelud yang abunya menyebar cukup jauh dan bisa melumpukan aktifitas dibeberapa tempat.

Ketika gunung-gunung dihancurkan
Beberapa kejadian ini bisa diambil hikmahnya, salah satunya merenungi bahwa ini belum ada apa-apanya dengan hari ketika gunung-gunung dihancurkan kelak. Dan hendaknya kejadian ini bisa menambah keimanan dan keyakinan kita.

Pacaran Islami

# Tinggal dicantumkan label syariat jadilah ia: Pacaran Islami

Berikut mungkin gambaran kongkrit dan penerapan pacaran Islami sebagai berikut:
>>jika bertemu, ”Assalamu’alaikum ukhtiku”, “assalamualaikum ya akhi”, yang keterlaluan parahnya dibalas dengan “wa’alaikum SAYANG”. Astagfirullah
>>jika bertemu maka saling menundukkan pandangan (ghadhul bashar), tetapi justru inilah manisnya menurut mereka, pandangan malu yang sedikit menunduk tapi mencuri pandang
>>janjian bertemu biasanya di masjid 

Sisi Sipiritual Gempa Bumi

BACA INI WAHAI KEDIRI DAN KARO...!!!

“Setidaknya dua kali gempa tercatat dalam riwayat hadits Nabi. Yang pertama di Mekah. Dan kedua di Madinah.
Pertama,Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibnu Kuzaimah, ad-Daruquthni, dan lainnya dari Utsman bin Affan bahwa dia berkata,

Apakah kalian tahu Rasulullah pernah berada di atas Gunung Tsabir di Mekah. Bersama beliau; Abu Bakar, Umar dan saya. Tiba-tiba gunung berguncang hingga bebatuannya berjatuhan. Maka Rasulullah menghentakkan kakinya dan berkata: Tenanglah Tsabir! Yang ada di atasmu tidak lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang Syahid.”
Kedua, hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik, dia berkata:
“Nabi naik ke Uhud bersamanya Abu Bakar, Umar dan Utsman. Tiba-tiba gunung berguncang. Maka Nabi menghentakkan kakinya dan berkata: Tenanglah Uhud! Yang ada di atasmu tiada lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang syahid.”

Sabtu, 15 Februari 2014

Jalan Hidup Salikin: Menyingkap Misteri Mimpi

Oleh: Prof Dr Nasaruddin Umar
Mimpi secara umum bisa diartikan sebagai bunga-bunga tidur yang dapat dialami oleh semua orang, siapa pun dia tanpa dibedakan tingkatan kualitas dan prestasi spiritualnya. 

Semua orang pernah mengalami mimpi. Namun, tidak semua orang mampu memilah dan memverifikasi jenis dan kualitas mimpi yang dialaminya.    

Mimpi yang umum dialami semua orang bisa muncul dengan sendirinya tanpa melalui proses persiapan apa pun. Kehadiran mimpi seperti ini di dalam tidur tidak bisa diprogram. 

Ada kalanya kita membutuhkan isyarat dalam bentuk mimpi untuk meng-clear-kan sebuah persoalan, namun tidak muncul. Terkadang juga, tidak ditunggu, tetapi mimpi itu datang dengan jelas atau samar-samar.